Unai Simón Bersinar Meski Athletic Kalah, Edin Terzic: Salah Satu Kiper Terbaik Dunia
BARCELONA – Athletic Club harus pulang tanpa poin setelah menghadapi Barcelona pada lanjutan LaLiga 2026/2027. Tim asuhan Edin Terzic kalah 0-2 di Spotify Camp Nou, Kamis (27/8/2026).
Meski Athletic menelan kekalahan, Unai Simón menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Kiper timnas Spanyol tersebut melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk mencegah Barcelona menang dengan skor lebih besar.
Penampilan tersebut mendapat pujian dari Edin Terzic. Pelatih Athletic bahkan menempatkan Simón sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Unai Simón Berulang Kali Selamatkan Athletic
Barcelona memberikan tekanan besar kepada pertahanan Athletic sepanjang pertandingan.
Pada babak pertama, Simón melakukan dua penyelamatan penting dari peluang Lamine Yamal. Kiper berusia 29 tahun itu membuat Athletic tetap berada dalam pertandingan.
Namun, Barcelona akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-36.
Raphinha menerima umpan terobosan Pedri sebelum melewati Simón dan mengirim bola ke dalam gawang. Barcelona pun memimpin 1-0 hingga turun minum.
Tekanan tuan rumah kembali berlanjut setelah jeda.
Lamine Yamal sempat mengenai mistar. Sementara itu, beberapa peluang lain memaksa Simón kembali bekerja keras di bawah mistar Athletic.
Terzic Puji Kualitas Unai Simón
Performa Unai Simón melawan Barcelona membuat Terzic memberikan pujian setelah pertandingan.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, penampilan seperti itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Simón sudah berulang kali menunjukkan kualitas tinggi selama beberapa tahun terakhir.
Terzic kemudian menyebut alasan tersebut membuat Simón layak berada dalam kelompok penjaga gawang terbaik dunia.
Pujian itu cukup beralasan. Athletic harus menghadapi serangan Barcelona yang intens, terutama melalui kombinasi cepat di lini tengah.
Simón mampu menjaga konsentrasi dan melakukan beberapa penyelamatan krusial.
Athletic Hampir Samakan Kedudukan
Meski berada di bawah tekanan, Athletic bukan tanpa peluang.
Kesempatan terbaik datang ketika Oihan Sancet mendapatkan peluang untuk menyamakan skor. Namun, tembakannya hanya mengenai tiang gawang Barcelona.
Peluang tersebut menjadi salah satu momen penting pertandingan.
Athletic gagal memanfaatkannya. Barcelona kemudian mencetak gol kedua melalui Fermín López pada menit ke-81.
Gol tersebut memastikan kemenangan Barcelona dengan skor 2-0.
Raphinha dan Fermín menjadi pencetak gol tuan rumah. Sementara itu, Athletic kembali gagal membawa pulang poin dari Camp Nou.
Terzic Juga Soroti Debutan Muda Athletic
Selain Simón, Terzic memberikan perhatian kepada Johaneko Louis-Jean.
Pemain muda tersebut menjalani debut resminya bersama Athletic dalam pertandingan berat melawan Barcelona. Ia masuk dalam susunan pemain utama untuk menggantikan Yuri Berchiche yang terkena skorsing.
Johaneko mampu memberikan kesan positif dalam debutnya.
Laporan pertandingan resmi Athletic juga menyebut pemain muda tersebut mampu menghadapi para penyerang Barcelona dengan cukup baik.
Terzic menilai kesempatan tersebut memang layak didapatkan sang pemain.
Athletic Belum Raih Poin
Kekalahan di Camp Nou menjadi hasil negatif kedua Athletic pada awal musim LaLiga.
Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan dari Sevilla. Hasil tersebut membuat tim asuhan Terzic belum memperoleh poin setelah dua pertandingan.
Meski demikian, Terzic tetap melihat sejumlah perkembangan positif dari timnya.
Ia menilai Athletic mampu bersaing pada beberapa fase pertandingan melawan Barcelona. Namun, efektivitas serangan dan duel di lini tengah masih membutuhkan perbaikan.
Athletic selanjutnya dijadwalkan menghadapi Celta Vigo pada Minggu, 30 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Terzic dan anak asuhnya untuk memburu poin pertama musim ini.
Bagi Athletic, hasil di Camp Nou memang mengecewakan. Namun, performa Unai Simón melawan Barcelona menjadi salah satu catatan positif. Penampilan tersebut sekaligus mempertegas kepercayaan Terzic terhadap kualitas kiper utama timnas Spanyol itu.
