Raúl Asencio Terjerat Kasus Mengemudi Mabuk, Real Madrid Buka Proses Disipliner
Bek Real Madrid, Raúl Asencio, mendapat sorotan setelah terbukti mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Pemain berusia 23 tahun tersebut menjalani proses hukum setelah dihentikan petugas di Gran Canaria, Spanyol.
Peristiwa itu terjadi pada 16 Agustus 2026 di San Bartolomé de Tirajana. Saat menjalani pemeriksaan, kadar alkohol Asencio tercatat mencapai 0,90 mg/l dalam udara yang diembuskan. Angka tersebut jauh melampaui batas umum yang berlaku di Spanyol.
Akibatnya, Asencio harus menghadapi konsekuensi hukum. Ia kemudian mengakui perbuatannya dalam persidangan cepat yang berlangsung tiga hari setelah kejadian.
Asencio Didenda 14.400 Euro
Pengadilan menjatuhkan denda sebesar 14.400 euro kepada Raúl Asencio. Selain itu, izin mengemudinya dicabut selama delapan bulan.
Menurut EFE, Asencio menerima tuntutan yang diajukan jaksa dan menyampaikan penyesalan atas perbuatannya. Persidangan cepat berlangsung pada 19 Agustus 2026.
Sementara itu, laporan Europa Press menyebut kejadian bermula ketika petugas menghentikan kendaraan Asencio dalam pemeriksaan lalu lintas preventif.
Pemain asal Gran Canaria itu tidak dilaporkan mengalami kecelakaan. Ia juga tidak disebut mengemudi secara ugal-ugalan dalam laporan tersebut.
Kadar Alkohol Hampir Empat Kali Batas Umum
Hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam kasus Raúl Asencio mengemudi mabuk.
Tes menunjukkan kadar alkohol mencapai 0,90 mg/l. Batas umum yang disebut dalam laporan media Spanyol adalah 0,25 mg/l.
Dengan demikian, kadar yang tercatat hampir empat kali lipat dari batas tersebut.
RTVE menjelaskan bahwa kadar di atas 0,60 mg/l dalam kondisi tersebut masuk ranah tindak pidana keselamatan lalu lintas menurut aturan Spanyol.

Real Madrid Buka Proses Disipliner
Masalah Asencio tidak berhenti pada hukuman pengadilan. Real Madrid dilaporkan turut mengambil langkah setelah mengetahui kasus tersebut.
Klub membuka proses disipliner internal terhadap pemain akademinya itu. Namun, bentuk sanksi akhir dari Real Madrid belum sebaiknya dianggap pasti sebelum keputusan internal diumumkan.
Menurut laporan yang beredar, Asencio dapat menghadapi konsekuensi finansial atau tindakan disipliner dari klub.
Karena itu, judul yang menyebut Asencio telah mendapat hukuman tertentu dari Real Madrid masih terlalu dini.
Mundo Deportivo juga menjelaskan bahwa tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius atau sangat serius berdasarkan kerangka disipliner yang berlaku. Meski begitu, keputusan akhirnya tetap berada dalam proses klub.
Sedang Menjalani Pemulihan Cedera
Kasus tersebut muncul ketika Asencio sedang menjalani pemulihan cedera.
Bek tengah asal Spanyol itu mengalami masalah pada otot paha kanan. Oleh sebab itu, ia belum kembali tampil secara normal bersama tim.
Situasi tersebut membuat kasus di Gran Canaria mendapat perhatian tambahan.
Selain itu, persaingan di lini belakang Real Madrid membuat Asencio harus berjuang kembali mendapatkan tempat setelah pulih.
Asencio Mengakui Perbuatannya
Asencio tidak membantah kejadian tersebut ketika menjalani proses hukum.
EFE melaporkan pemain Real Madrid itu mengakui fakta kasus dalam persidangan cepat. Ia menerima hukuman yang diminta jaksa dan menyatakan penyesalan.
Selanjutnya, pengadilan menetapkan denda sebesar 14.400 euro dan larangan mengemudi selama delapan bulan.
Hukuman tersebut berasal dari proses pengadilan. Sementara itu, proses disipliner Real Madrid merupakan perkara internal klub yang terpisah.
Real Madrid Masih Tentukan Langkah Internal
Real Madrid kini harus menentukan tindakan internal terhadap pemainnya.
Laporan terbaru menyebut klub telah memulai proses disipliner. Namun, belum ada dasar untuk menyatakan jenis hukuman klub sebagai keputusan final apabila proses tersebut masih berlangsung.
Karena itu, perkembangan selanjutnya akan bergantung pada keputusan Real Madrid.
Untuk saat ini, fakta yang sudah dipastikan adalah Raúl Asencio dihukum pengadilan karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Ia mendapat denda 14.400 euro serta pencabutan izin mengemudi selama delapan bulan.
