Ambisi Besar Bayern Munich, Herbert Hainer Targetkan Trofi Liga Champions 2026/27
MUNICH – Bayern Munich memasang target tinggi menjelang musim 2026/27. Presiden klub, Herbert Hainer, menegaskan ambisi Bayern Munich juara Liga Champions setelah Die Roten gagal mencapai partai final pada musim sebelumnya.
Keinginan tersebut sejalan dengan ambisi pelatih Vincent Kompany. Bayern tidak ingin hanya mendominasi kompetisi domestik, tetapi juga kembali mengangkat trofi paling bergengsi antarklub Eropa.
Hainer percaya skuad Bayern mempunyai kualitas untuk bersaing dengan klub-klub terbaik. Menurutnya, performa musim lalu memperlihatkan bahwa Die Roten tidak berada jauh dari target tersebut.
Bayern Munich Target Juara Liga Champions
Perjalanan Bayern di Liga Champions musim 2025/26 berakhir pada semifinal. Mereka menghadapi Paris Saint-Germain dalam duel ketat yang menghasilkan total 11 gol dalam dua pertandingan.
Bayern akhirnya tersingkir setelah kalah agregat 5-6. PSG kemudian melaju ke final dan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Arsenal.
Kegagalan tersebut tidak membuat Bayern menurunkan target. Sebaliknya, Hainer menilai pengalaman musim lalu menjadi modal penting untuk kembali mengejar gelar.
Ambisi Bayern Munich juara Liga Champions juga mendapat dukungan dari para pemain. Joshua Kimmich sebelumnya bahkan berbicara mengenai keinginan mengejar treble pada musim 2026/27.
Hainer Percaya Bayern Punya Kualitas
Herbert Hainer menilai keberhasilan di Liga Champions tidak hanya ditentukan kualitas skuad. Faktor keberuntungan juga dapat memberikan pengaruh besar dalam pertandingan dengan sistem gugur.
Ia mengingat kembali pengalaman Bayern pada 2012. Saat itu Die Roten gagal menjadi juara setelah kalah dari Chelsea melalui adu penalti di final yang berlangsung di Allianz Arena.
Setahun kemudian, Bayern bangkit dan menjuarai Liga Champions 2012/13 setelah mengalahkan Borussia Dortmund di Wembley.
Pengalaman tersebut membuat Hainer percaya kegagalan pada satu musim dapat menjadi motivasi untuk mencapai kesuksesan pada musim berikutnya.
Vincent Kompany Dapat Tantangan Besar
Target tersebut sekaligus memberikan tantangan kepada Vincent Kompany. Pelatih asal Belgia itu membawa Bayern menjalani musim 2025/26 dengan performa kompetitif.
Di Bundesliga, Bayern berhasil menjadi juara. Mereka juga melaju jauh di Liga Champions sebelum langkahnya dihentikan PSG pada semifinal.
Kini ekspektasi terhadap Kompany meningkat. Mempertahankan dominasi domestik tetap menjadi target, tetapi keberhasilan di Eropa akan menjadi salah satu tolok ukur utama Bayern pada musim baru.
Hainer menilai apabila Bayern mampu mempertahankan performa terbaik dan mendapatkan sedikit keberuntungan pada pertandingan penting, kesempatan meraih Liga Champions terbuka.
Persaingan Liga Champions Tetap Berat
Mewujudkan target Bayern Munich juara Liga Champions tentu tidak mudah. Sejumlah klub elite Eropa kembali menjadi pesaing pada musim 2026/27.
Bayern sendiri telah memastikan tempat di fase liga Liga Champions. Klub-klub seperti Real Madrid, Barcelona, Manchester City, Arsenal, Inter Milan dan Paris Saint-Germain juga berada dalam persaingan kompetisi elite Eropa tersebut.
Situasi tersebut membuat konsistensi menjadi faktor penting. Bayern harus mampu menjaga kondisi pemain sekaligus mempertahankan performa ketika memasuki fase krusial kompetisi.
Hainer tetap optimistis dengan kemampuan timnya. Setelah berada sangat dekat dengan final pada musim sebelumnya, Bayern kini ingin mengambil langkah berikutnya dan kembali membawa trofi Liga Champions ke Munich.
Ambisi itu membuat musim 2026/27 menjadi periode penting bagi Kompany dan para pemainnya. Bayern bukan hanya ingin mempertahankan status sebagai kekuatan utama Jerman, tetapi juga kembali berdiri di puncak sepak bola Eropa.
