AC Milan Bungkam Torino 2-1, Rabiot Bersinar dan Rossoneri Buka Musim dengan Kemenangan
Turin – AC Milan mengawali Serie A 2026/2027 dengan hasil positif. Bertandang ke markas Torino, AC Milan menang 2-1 atas Torino dalam pertandingan pembuka musim.
Rossoneri harus bekerja keras sebelum mengamankan tiga poin. Babak pertama bahkan berakhir tanpa gol meski Milan lebih banyak menguasai permainan.
Namun, situasi berubah setelah turun minum. Alphadjo Cissè membuka keunggulan Milan sebelum Adrien Rabiot menggandakan skor.
Torino kemudian membalas melalui Che Adams pada masa tambahan waktu. Akan tetapi, gol tersebut datang terlalu terlambat untuk menyelamatkan tuan rumah.
AC Milan Dominan Sejak Babak Pertama
AC Milan tampil dengan pendekatan menyerang sejak pertandingan dimulai. Tim asuhan Ruben Amorim mencoba mengendalikan permainan melalui penguasaan bola.
Sementara itu, Torino bermain lebih disiplin dalam bertahan. Tuan rumah berusaha menutup ruang agar Milan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Pertahanan Torino mampu bertahan sepanjang babak pertama. Alhasil, kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor 0-0.
Ruben Amorim kemudian melakukan perubahan pada babak kedua. Keputusan tersebut terbukti memberikan dampak besar bagi permainan Rossoneri.
Cissè Pecah Kebuntuan Rossoneri
Milan akhirnya mendapatkan gol yang ditunggu pada menit ke-64.
Adrien Rabiot berperan penting dalam proses gol tersebut. Pemain asal Prancis itu memberikan umpan kepada Alphadjo Cissè.
Cissè kemudian menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol. Gol itu terasa semakin spesial karena menjadi gol Serie A pertamanya bersama Milan.
Pemain muda tersebut memang mendapatkan kesempatan penting dalam pertandingan pembuka. Ia berhasil membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak gol.
Rabiot Bawa Milan Unggul 2-0
Tidak butuh waktu lama bagi Milan untuk kembali menghukum Torino.
Hanya beberapa menit setelah gol pertama, Rossoneri menggandakan keunggulan. Kali ini, Rabiot sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut membuat Milan semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Selain itu, kontribusi satu gol dan satu assist menjadikan Rabiot sebagai salah satu pemain paling menentukan dalam laga ini.
Performa Rabiot juga menunjukkan pentingnya perubahan yang dilakukan Amorim pada babak kedua. Kehadirannya memberikan energi baru bagi lini tengah Milan.
Torino Coba Bangkit di Menit Akhir
Meski tertinggal dua gol, Torino tidak menyerah.
Tuan rumah meningkatkan tekanan pada menit-menit terakhir. Usaha tersebut akhirnya menghasilkan gol pada masa tambahan waktu.
Che Adams memperkecil ketertinggalan Torino menjadi 1-2 pada menit 90+3. Gol itu sempat memberikan harapan kepada pendukung tuan rumah.
Namun, waktu yang tersisa terlalu sedikit. Milan mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit akhir.
Ruben Amorim Jalani Debut Manis
Kemenangan tersebut juga menjadi hasil spesial bagi Ruben Amorim.
Pelatih asal Portugal itu menjalani pertandingan resmi pertamanya di Serie A sebagai pelatih AC Milan. Ia menggantikan Massimiliano Allegri setelah Milan gagal finis di empat besar pada musim sebelumnya.
Sebelum pertandingan, Amorim menegaskan bahwa Milan membutuhkan kemenangan untuk memulai proyek baru dengan baik.
Target tersebut akhirnya tercapai. Rossoneri membawa pulang tiga poin dari Turin sekaligus membuka musim dengan kemenangan.
Rabiot Jadi Pembeda
Rabiot menjadi sosok penting dalam kemenangan AC Milan atas Torino. Ia terlibat langsung dalam dua gol Rossoneri.
Pertama, Rabiot memberikan assist untuk gol Cissè. Setelah itu, ia mencetak gol kedua Milan.
Sementara itu, Cissè juga mencatat awal yang mengesankan. Gol pada laga pembuka menjadi modal berharga bagi pemain muda tersebut untuk mendapatkan kesempatan lebih banyak.
Kemenangan 2-1 membuat Milan meraih tiga poin pertama pada Serie A 2026/2027. Hasil tersebut juga memberikan awal positif bagi era baru Rossoneri bersama Ruben Amorim.
